Dukung Penguatan Tata Kelola Ekspor Komoditas SDA | Masukan Strategis Dunia Usaha untuk Pemerintah

MitraAPINDO, tata kelola ekspor SDA yang kuat membutuhkan sinergi antara Pemerintah dan dunia usaha.

APINDO bersama IMA, APBI-ICMA, FINI, dan GAPKI mendukung langkah Pemerintah dalam memperkuat tata kelola ekspor komoditas SDA strategis melalui implementasi kebijakan yang transparan, memberikan kepastian berusaha, serta menjaga daya saing ekspor Indonesia.

Menurut MitraAPINDO, aspek apa yang paling penting untuk memastikan kebijakan ini berjalan efektif? Mari berdiskusi dan sampaikan pendapat Anda di kolom komentar.

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61%, Apakah Sudah Terasa Sepenuhnya di Dunia Usaha?

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61% pada kuartal I-2026, tertinggi dalam 14 kuartal terakhir. 📈

Namun di balik pertumbuhan tersebut, dunia usaha masih menghadapi berbagai tekanan, mulai dari pelemahan rupiah, kenaikan biaya produksi, hingga tantangan sektor manufaktur dan industri padat karya.

Menurut kita, apakah pertumbuhan ekonomi saat ini sudah benar-benar terasa di sektor riil?

Mari tuliskan komentarmu dibawah, dan jangan lupa save dan share postingan ini agar bermanfaat untuk yang lainnnya. Terimakasih

sumber: @linkendin APINDO

Wacana Penghentian Restitusi Pajak, Apa Dampaknya bagi Dunia Usaha?

Dunia usaha mencermati wacana penghentian restitusi pajak sebagai bagian dari optimalisasi kebijakan fiskal.

Di tengah tekanan global dan ketidakpastian ekonomi, kebijakan fiskal diharapkan tetap menjaga keseimbangan antara penerimaan negara dan keberlanjutan usaha. Restitusi pajak bukan sekadar mekanisme administratif, tetapi juga bagian penting dari arus kas yang mendukung operasional, menjaga produksi, serta memastikan keberlangsungan tenaga kerja.

Kepastian hukum dan konsistensi regulasi menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan investor sekaligus stabilitas iklim usaha di Indonesia.

APINDO mendorong agar setiap kebijakan dikaji secara cermat, dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap sektor riil dan pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Bagaimana tanggapan pemerintah akan hal ini?, dan apa dampak yang di timbulkan dari Stop Restitusi Pajak bagi Perusahaan? mari simak berita yang sudah dirangkum berikut

Sumber: @apindo.nasional dan kontan.co.id

Konflik Iran vs Israel-AS | Apa Dampak bagi Dunia Usaha Indonesia dan Strategi Antisipasinya?

Konflik Iran vs Israel–AS tidak hanya berdampak pada kawasan, tetapi juga mengguncang stabilitas ekonomi dunia.

Lonjakan harga energi, gangguan rantai pasok, hingga tekanan inflasi menjadi tantangan nyata bagi dunia usaha. Dampaknya meluas, mulai dari kenaikan biaya produksi hingga potensi penurunan daya beli masyarakat.

Dalam situasi ini, dunia usaha perlu semakin adaptif dan strategis dalam merespons ketidakpastian global, salah satunya melalui pendekatan “SURVIVE” mulai dari efisiensi operasional, penguatan likuiditas, hingga diversifikasi pasar dan rantai pasok.
Serta, pendapat-pendapat dari Kalangan Pengusaha di Indonesia
Langkah-langkah ini menjadi kunci untuk menjaga ketahanan dan keberlanjutan bisnis di tengah tekanan global yang terus berkembang.

Sumber: Apindo Nasional

Eskalasi Konflik di Timur Tengah dan Dampaknya bagi Dunia Usaha Indonesia

Eskalasi konflik di Timur Tengah berpotensi berdampak langsung pada harga energi, biaya logistik, inflasi pangan, dan stabilitas nilai tukar.

Sekitar 20 persen minyak dunia melewati Selat Hormuz. Ketidakpastian di kawasan tersebut dapat mendorong kenaikan harga energi global. Bagi Indonesia sebagai net importer minyak, tekanan ini berisiko meningkatkan biaya produksi dan mempersempit ruang fiskal.

Dunia usaha perlu memperkuat efisiensi, manajemen risiko, dan pengelolaan eksposur valas untuk menjaga daya tahan di tengah volatilitas global.

Sumber: Apindo Nasional

Seberapa Besar Dampak Ketegangan Geopolitik AS-Venezuela terhadap Dunia Usaha Indonesia?

Ketegangan geopolitik global kembali meningkat seiring eskalasi konflik Amerika Serikat–Venezuela.
Meski eksposur perdagangan Indonesia–Venezuela relatif kecil, dinamika global tetap perlu dicermati karena berpotensi mempengaruhi stabilitas energi, harga komoditas, hingga sentimen pasar keuangan.
Bagi dunia usaha, langkah antisipatif seperti diversifikasi pasar, penguatan rantai pasok, dan peningkatan daya saing menjadi kunci untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
MitraAPINDO, bagaimana pandangan dunia usaha terhadap dampak konflik geopolitik terhadap kegiatan perdagangan dan investasi? Yuk, sampaikan pendapat di kolom komentar dan follow Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)
Jangan lupa save dan repost postingan ini agar semakin banyak yang ikut berdiskusi!

amerikaserikat
venezuela