Konflik Iran vs Israel-AS | Apa Dampak bagi Dunia Usaha Indonesia dan Strategi Antisipasinya?

Konflik Iran vs Israel–AS tidak hanya berdampak pada kawasan, tetapi juga mengguncang stabilitas ekonomi dunia.

Lonjakan harga energi, gangguan rantai pasok, hingga tekanan inflasi menjadi tantangan nyata bagi dunia usaha. Dampaknya meluas, mulai dari kenaikan biaya produksi hingga potensi penurunan daya beli masyarakat.

Dalam situasi ini, dunia usaha perlu semakin adaptif dan strategis dalam merespons ketidakpastian global, salah satunya melalui pendekatan “SURVIVE” mulai dari efisiensi operasional, penguatan likuiditas, hingga diversifikasi pasar dan rantai pasok.
Serta, pendapat-pendapat dari Kalangan Pengusaha di Indonesia
Langkah-langkah ini menjadi kunci untuk menjaga ketahanan dan keberlanjutan bisnis di tengah tekanan global yang terus berkembang.

Sumber: Apindo Nasional

Eskalasi Konflik di Timur Tengah dan Dampaknya bagi Dunia Usaha Indonesia

Eskalasi konflik di Timur Tengah berpotensi berdampak langsung pada harga energi, biaya logistik, inflasi pangan, dan stabilitas nilai tukar.

Sekitar 20 persen minyak dunia melewati Selat Hormuz. Ketidakpastian di kawasan tersebut dapat mendorong kenaikan harga energi global. Bagi Indonesia sebagai net importer minyak, tekanan ini berisiko meningkatkan biaya produksi dan mempersempit ruang fiskal.

Dunia usaha perlu memperkuat efisiensi, manajemen risiko, dan pengelolaan eksposur valas untuk menjaga daya tahan di tengah volatilitas global.

Sumber: Apindo Nasional

DRIVING INNOVATION THROUGH STRATEGIC BUSINESS ANALYSIS AMID ECONOMIC DISRUPTION 2026

APINDO Jakarta Timur bekerja sama dengan PT. Mandom Indonesia dan Precena JAC Strategic Partners
menyelenggarakan Seminar DRIVING INNOVATION THROUGH STRATEGIC BUSINESS ANALYSIS AMID ECONOMIC DISRUPTION 2026

Seminar ini bertujuan untuk membaca situasi bisnis secara sistematis, mengidentifikasi peluang inovasi yang relevan, serta menyusun strategi yang kredibel dan selaras dengan prioritas organisasi.

Acara ini dilaksanakan pada:
🗓 : Kamis 12 Februari 2026
📍 : Function Hall PT. Mandom Indonesia
⌛ : 08:30 – 16:30 WIB

#seminar2026
#drivinginnovation
#strategicbusinessanalysis
#mandomindonesia
#dpkapindojaktim

Seberapa Besar Dampak Ketegangan Geopolitik AS-Venezuela terhadap Dunia Usaha Indonesia?

Ketegangan geopolitik global kembali meningkat seiring eskalasi konflik Amerika Serikat–Venezuela.
Meski eksposur perdagangan Indonesia–Venezuela relatif kecil, dinamika global tetap perlu dicermati karena berpotensi mempengaruhi stabilitas energi, harga komoditas, hingga sentimen pasar keuangan.
Bagi dunia usaha, langkah antisipatif seperti diversifikasi pasar, penguatan rantai pasok, dan peningkatan daya saing menjadi kunci untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
MitraAPINDO, bagaimana pandangan dunia usaha terhadap dampak konflik geopolitik terhadap kegiatan perdagangan dan investasi? Yuk, sampaikan pendapat di kolom komentar dan follow Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)
Jangan lupa save dan repost postingan ini agar semakin banyak yang ikut berdiskusi!

amerikaserikat
venezuela

Outlook Perekonomian APINDO Tahun 2026

Perekonomian 2026 diproyeksikan tumbuh di kisaran 5,0%–5,4%, ditopang konsumsi, investasi, ekspor, dan program prioritas pemerintah. Di tengah tekanan global, volatilitas nilai tukar, dan risiko fiskal, peluang memperkuat hilirisasi, ekonomi hijau, digitalisasi, serta perluasan pasar tetap sangat terbuka.

Stabilitas makro, efisiensi biaya usaha, peningkatan produktivitas, dan kualitas SDM akan menjadi penentu daya saing. Dunia usaha juga membutuhkan konsistensi kebijakan dan kolaborasi yang lebih kuat agar penyerapan investasi dan penciptaan lapangan kerja terus bertumbuh.

💬 Menurut TagarMitraAPINDO, aspek apa yang paling krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi 2026? Tinggalkan pendapat di kolom komentar dan follow Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)!